Jumat, 16 Maret 2012
program memilih jenis kelamin baby berdasarkan kalender Cina
Program Memilih Jenis Kelamin Baby Berdasarkan Kalender Cina, Yang Udah Punya Baby Coba Di Buktiin Bener Nggak Trus Kasih Komen Yah
March 23, 2011 by Dr. Suryo Bawono, SpOG
http://drsuryobawono.files.wordpress.com/2011/03/kalender.jpg
Manusia wajib berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Salah satunya adalah mendapatkan buah hati dengan jenis kelamin yang diinginkan. Memang ada slogan yang mengatakan anak laki perempuan sama saja, tapi sepertinya kok kurang klop yah. Saudara kita dari suku Batak sangat mengharapkan anak laki sebagai penerus, sedangkan saudara kita dari Minang sangat mengharapkan anak perempuan sebagai penerus.
Berbagai metode untuk memilih jenis kelamin dilakukan, salah satu yang cukup populer adalah dengan menggunakan sistem kalender. Sistem kalender yang ada adalah sistem kalender Cina dan sistem kalender Fiji kalau tak salah sih. Sistem kalender Cina ini sudah berumur ratusan tahun dan diklaim memiliki ketepatan 99%.
Perhitungan dengan kalender Cina ini hanya membutuhkan data usia ibu, bulan awal kehamilan atau kapan pembuahan, dan jenis kelamin yang sesuai dengan keinginan.
Bagi yang ingin memilih jenis kelamin baby, bisa anda coba menggunakan kalender Cina diatas. Dan bagi yang ingin kasih komen atas akurasi metode ini dipersilakan.
Apa dampak RUBELLA PD kehamilan?
Saya sedang mengandung 19 minggu. Hasil tes laboratorium anti rubella IgG 162 dan anti rubella IgM 0,51. Apakah saya terjangkit rubella? Lalu bagaimana caranya agar saya tahu jantung, otak, dan organ lain pada janin berfungsi dengan normal?
Mega (25), Surabaya
Jawaban:
Jika melihat hasil laboratorium rasanya baik-baik saja. Untuk mengetahui bayi terkena rubella atau tidak harus dilakukan pengambilan cairan ketuban bayi yang sangat invasif. Alternatifnya dengan pemeriksaan USG melihat dampak rubella kepada bayi. Jika ibu terkena rubella belum tentu bayi terkena rubella juga. Untuk melihat fungsi jantung dipantau dengan USG begitu juga sebagian organ lainnya. Namun untuk otak kita hanya dapat melihat apakah ada kelainan di otak bayi. Fungsi otak dilihat nanti setelah bayi lahir. Demikian penjelasan saya.
dr Frizar Irmansyah SpOG(K)
Minum antibiotik saat hamil,amankan??
Go4HealthyLife.com, Jakarta - Tak jarang, ibu hamil mengalami infeksi bakteri. Dalam kasus ini antibiotik umumnya dipakai untuk menyembuhkan infeksi. "Namun demikian pengobatan spesifik harus dipilih secara hati-hati dan cermat," saran Roger W. Harms, M.D., pekar kebidanan dan kandungan dari Mayoclinic.
Sejumlah antibiotik dipandang aman dikonsumsi selama kehamilan, sementara yang lainnya tidak. "Keamanan ini bergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis antibiotik, usia kehamilan, berapa banyak serta lama penggunaan antibiotik," lanjut Harms.
Berikut ini sejumlah antibiotik yang dinilai aman dikonsumsi selama kehamilan, antara lain amoxicillin, ampicillin, clindamycin, erythromycin, dan penicillin.
Jenis antibiotik tertentu harus dihindari saat kehamilan, misalnya golongan tetrasiklin seperti doxycycline, tetracycline dan minocycline, yang dapat merusak liver ibu hamil, membuat noda pada gigi janin dan menyebabkan cacat lahir.
Patut dicatat adalah sebuah studi terbaru yang menghubungkan dua kelas antibiotik yang umumnya dipakai untuk mengobati infeksi saluran kencing, derivatif nitrofuran dan sulfonamides, dengan cacat janin langka. Meskipun tidak ada keterkaitan langsung antara jenis antibiotik tersebut dengan cacat lahir pada janin, namun riset lanjutan tetap dibutuhkan. Selama waktu itu, sebaiknya Anda hati-hati dalam mengonsumsi antibiotik saat hamil.
Jika antibiotik merupakan cara terbaik untuk mengobati sebuah penyakit, misalnya Anda mengalami infeksi saluran kencing, atau tes Anda positif untuk streptokokus grup B pada kehamilan (di mana antibiotik diberikan selama persalinan), umumnya dokter akan meresepkan antibiotik yang dipandang aman.
Cacar air disaat hamil
Kita kerap dengar ada hubungan negatif antara cacar air dan kehamilan. Sebenarnya, seberapa buruk pengaruh cacar air ini pada perempuan yang sedang hamil?
Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan virus, sangat menular, dapat menyebabkan ruam yang gatal. Jika Anda terkena cacar air (varicella) selama kehamilan, risiko yang akan timbul tergantung kapan Anda terkena penyakit tersebut.
Menurut pakar kebidanan dan kandungan Mayoclinic.com, Roger W. Harms, M.D., jika cacar air terbentuk selama 20 minggu pertama kehamilan, khususnya antara minggu 8 hingga 20, bayi akan mengalami sedikit risiko kelompok gangguan cacat serius, dikenal dengan nama congenital varicella syndrome. Bayi yang mengidap congenital varicella syndrome mungkin akan mengalami belang pada kulit, cacat tulang dan otot, masalah penglihatan, keterbelakangan mental dan anggota badan kurang berfungsi sempurna.
Risiko lain yang mungkin terjadi berakhirnya kehamilan alias keguguran. Jika cacar air terbentuk selama beberapa hari menjelang persalinan, bayi mungkin akan mengalami infeksi yang mengancam jiwa.
Sebagian besar perempuan hamil kebal terhadap cacar air, akibat imunisasi atau saat kecil sudah mendapatkan penyakit ini. Jika Anda berencana hamil namun tidak kebal terhadap cacar air, minta dokter mengimunisasi cacar. vaksin cacar ini umumnya aman, namun demikian Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan tunggu minimal 4 minggu setelah vaksinasi sebelum mencoba hamil. Anda tidakG yakin apakah pernah mendapatkan vaksin sebelumnya? Petugas kesehatan akan melakukan cek darah untuk memastikannya.
Jika Anda terkena cacar air dalam suatu waktu selama masa kehamilan, maka Anda berisiko tinggi terkena komplikasi, misalnya pneumonia. Jika Anda terkena cacar air selama kehamilan dan tidak kenal terhadap penyakit ini, segera hubungi dokter. Dokter kemungkinan akan merekomendasikan injeksi produk immune globulin yang mengandung antibodi terhadap virus cacar air. Saat diberikan dalam 96 jam setelah terpapar cacar air, immune globulin dapat mencegah keparahan cacar air. Malangnya, sejauh ini belum jelas apakah terapi ini dapat membantu melindungi bayi di dalam kandungan.
Saat cacar air menyerang dalam masa kehamilan, dokter mungkin akan meresepkan obat antivirus oral untuk mengurangi keparahan penyakit, juga mengurangi risiko komplikasi.
Jika bayi terlahir dengan cacar air, dia dapat diobati dengan immune globulin tak lama setelah dilahirkan. Jika diberikan secepatnya, immune globulin biasanya dapat mengurangi tingkat keparahan penyakit. Jika dibutuhkan, obat antivirus juga bisa diberikan pada si jabang bayi, tentu atas seizin dokter.
Langganan:
Postingan (Atom)