Sabtu, 09 Juni 2012

Sakit I

Rencana cuti,seminggu dia training,seminggu ak yg training. Tadinya training yg ak ikuti diadakan dijakarta,tp krn kuota tdk mencukupi maka diadakan di batam. Finally siang ini aku ke batam.
Yg membuatku sedih krn dia minta sewa baby sitter selama ak pergi, aku yg bayar.terus terang tidak masalah krn mmg lg ada duit,yg menyakitkan selama seminggu dia training aku yg jagain 2 anak,dibayarpun tidak,keperluanku selama seminggu ini aku bayar sendiri, bayar ini itu,aku bayar sendir, belum lg klo dia pulang dari training hanya bisa mengomentari cara aku menjaga anak2.kamar berantakan lah,pakaian yg aku cuci caranya gmn lah. Subhahanallah sedangkan dia tau sendiri tinggal di apartment/hotel akses terbatas,nyuci baju ya di wastafel,belum lg kondisi perutku ug sedang hamil 5 bln, ketika siang harus ke mall dekat dr apartment utk mkn siang. Bayar makan,kerepotan membawa 2 anak balita yg aktif,plus perut buncit sungguh sungguh melelahkan. Tp sungguh tidak dihargai,tdk ada satupun yg kulakukan benar dimatanya.dibayarpun tidak kok. Tp mereka anak2ku kesehatan mereka no.1 yg harus kupastikan mereka fun selama cuti,makan 3x sehari,beli mainan yg mereka mau.that's it.
Belum lg sikapnya menanggapi pertanyaanku mengenai kegiatannya,makan siang dimana,bgm harinya seharian,ditanggapi dingin bahkan sering cuek dan tiba2 sengaja sibuk mengerjakan sesuatu.dimana hak ku sebagai istri yg sayang suami,aku hanya ingin seakan2 berada disisinya kok,bukan menginterogasi. Lagipula istri mana yg tdk resah klo selama seminggu sms dari suaminya pun tdk ada mengabarkan/menanyakan dia sedang apa,makan dmn dll.
Sampai pd akhir minggu kemarin akhirnya kulontarkan pernyataan,jika mmg ada seseorang yg bisa sempurna memenuhi semua yg kamu harapkan sebagai seorang istri dan ibu,mungkin sebaiknya dia memilih org itu saja.karena aku terlalu lelah 6 tahun hidup seperti ini.6 tahun bukannya makin mendekatkan kita tetapi malah membuat hubungan kita semakin jauh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar